15 Sep 2014

Pancake Cubit Olive Oil




Kalau di tanya tentang jajanan masa kecil, pasti banyak banget yang akan disebutkan. Akan tetapi ada salah satu cemilan yang saya suka sekali, namanya kue cubit dan lebih nikmat kalau dibuat setengah matang. Rasanya lembut, dan nyess mendarat dimulut. #aaaahhh #nyaammm

Iseng-iseng pergi disekitaran dekat kantor dan rumah, tukang kue cubit udah jarang dijumpai. Bahkan di Sekolah Dasar-pun sama. Berhubung kepingin sekali mengenang masa kecil dengan jajanan yang super sensasional ini. Searching di google dapatlah resep kue cubit dari Sajian Sedap. Tapi sayangnya gak punya cetakan kue cubit. 

Hiks… gak perlu bersedih, dibuat seperti pancake-pun pasti rasanya sama, tidak mengurangi kenikmatan kue cubit tersebut. #aaaHHHAaa

Bahkan aku membuatnya memang tidak terlalu matang sekali, pengen ada rasa lembut ditengahnya. Kalo dipikir malah tengah-tengah kue yang aku buat ini mirip kue Ape atau yang kadang dikenal dengan nama "Kue Tete" #oopss #janganVulgar yaaa ..


Berhubung tampilannya malah mirip pancake dan ada beberapa ingredients yang aku ganti dan diubah, jadilah Pancake Cubit Olive Oil ala winda. kenapa aku lebih memilih Olive Oil dibanding minyak goreng biasa atau bahkan margarine. karena didalam kandungan Olive Oil dapat membantu menjaga tingkat kolesterol untuk kesehatan.




Pancake Cubit Olive Oil

Bahan :
2 butir telur
100 gr gula pasir
120 gr tepung terigu protein sedang
1/8 sdt soda kue
4 sdm air
50 ml Olive Oil



Cara Membuat :
  1. Kocok telur dan gula sampai kental.
  2. Masukkan tepung terigu dan soda kue yang sudah di ayak, kocok dengan kecepatan rendah.
  3. Masukkan air dan Olive Oil, aduk rata.
  4. Panaskan wajan lalu tuang Olive Oil (secukupnya). Kemudian tuang adonan sampai habis.
  5. Sajikan

Gampang kan buatnyaa…
Yukk untuk temen nyemil di sore hari dengan teh, enak loh.
apalagi sambil mesam-mesem ngebayangin masa kecil doeloe.. ihiiiyy :p


Baydewey info lengkap seputar Olive Oil bisa kamu sambangi di akun bawah ini yaaa ^^
Twitter : @OliveOil_ID

IDFB Challenge #16 Cookies Bar Green Tea Oat Choco Chip



Judul cookiesnya kurang panjang kayaknya yaaa..hihihihi

jadi begini ceritanya..
ini adalah pertama kalinya ikutan challenge IDFB. karena sebelumnya belum pernah ikutan dan sering aja ketinggalan.. ehehehee :p
challenge ke-16 ini bertemakan cookies. naah kebetulan banget abis lebaran gini bahan-bahan cookies dirumah masih numpuk gitu. karena rencana awalnya mau buat cookies sendiri tapi ujung-ujungnya keburu males cape sendiri -___- biasa deh seneng diawal buat belanja bahan-bahannya. pas eksekusi sih kudu bertapa 7 hari 7 malam buat ngumpulin mood baking #halaahh..

resep cookies kali ini di adaptasikan dari sajian sedap yang bejudul Batang Havermut, tapi aku modifikasikan sendiri menjadi rasa green tea. yaa abis gimana yaa.. gw penggila green tea banget. entah kenapa cinta banget dengan si Matcha :* ihihihih..




Cookies Bar Green Tea Oat Choco Chip
by.Winda.P

Bahan:
150 gr margarin
70 gr gula tepung
50 gr white cooking chocolate, lelehkan
1 kuning telur
175 gr tepung terigu protein sedang
20 gr susu bubuk
10 gr bubuk green tea
1/2 sdt baking powder
50 gr oat, sangrai
choco chip, secukupnya
white cooking chocolate, lelehkan, secukupnya

Cara Membuat :
1. Kocok margarin dan gula tepung, 30 detik. masukkan white cooking chocolate leleh. aduk rata. tambahkan kuning telur, aduk rata.
2. Masukkan tepung terigu, susu bubuk, bubuk green tea dan baking powder sambil di ayak dan di aduk rata.
3. Tambahkan oat, aduk rata.
4. Pipihkan di loyang 22x22x4 yang dioles margarine dan dialas kertas roti. Tabur choco chip danm tusuk-tusuk dengan garpu.
5. Oven 15 menit dengan api bawah. keluarkan lalu potong-potong sekitar 5x1 1/2 cm. keluarkan dari loyang.
6. Letakkan di atas loyang kue kering tanpa di oles margarine.
7. Oven lagi sekitar 40 menit dengan api bawah sampai matang dan kering.
8. Coret-coret cookies bar dengan white cooking chocolate.
9. Siap di sajikan.



bikin cookies ini pas wiken dirumah, ditemenin sama minuman unik hasil cemplang cempung buatan sendiri, yoghurt di mix sama cappucino frozen. eheyyy.. ternyata enak loh. alhamdulillah :)

oiya karena aku baru mulai mengenal oven-ku sendiri maka ketika meng-oven cookies ini, aku tidak membutuhkan waktu 40 menit untuk sampai matang dan kering. baru di oven 26 menit aja dibawahnya udah rada menghitam mau gosyong hiks..

tapi, untungnya gak sampai hitam legam banget kok hehehe..#ketolongdeh
bahkan setelah di coret-coret pakai white cooking chocolate rasanya membantu tidak begitu pahit. dan Untungnya lagi dirumah ternyata pada suka haahaha..!
sampe papa bilang , ini ENAK TEH...! 

deuuhh..si papa ini lagi besarin hati anaknya karena cookiesnya kelewat mateng kayaknya hihihi.

lain kali bikin yang beneran aaahh.. gak sampe kelewat garing gini ..hehehehe.
tapi berhubung penyetoran cookies challenge dari IDFB ini mepet bangeeet..ngeettt..
yaudin kapan-kapan aja deh buat benerannya..semedi dulu biar gak kelewat mateng eheheheh #alesan

nah, buat yang pengen ikutan cepetan deh meluncur langsung ke link IDFB ini yaa ^^
ada hadiah menariknya loh.

buruaannn :)




note :
dear admin IDFB
penyeteron cookies kurang sempurna gini boleh kaaann
pake acara kelewat mateng lagi, hiks :/

10 Sep 2014

BROKOLI SAUS TIRAM OLIVE OIL

Masakan yang simple dan cepat dibuatnya memang sering banget dibuat untuk dijadikan salah satu masakan yang dibawa untuk lunch. Selain sehat dan bergizi, bikin hemat kantong juga. Hihihi..

Yuk di intip siapa tau bisa jadi inspirasi kamu buat lunch nantin (ciyeee..inspirasiii :p)


Brokoli Saus Tiram Olive Oil

Bahan :
300 gr brokoli, potong-potong lalu rendam di air panas, tiriskan
Baso
1 buah wortel ukuran besar, potong-potong
Tofu, Potong-potong lalu goreng
2 siung bawang putih, cincang kasar
2 sdm saus tiram
¼ sdt merica
¼ sdt garam
½ sdt gula pasir
150 ml air
1 sdt maizena, larutkan dengan 1 sdt air
1 sdm Olive Oil

Cara Membuat :
Panaskan Olive Oil, tumis bawang putih sampai harum. Lalu masukkan baso
Masukkan saus tiram, garam, merica bubuk, gula pasir. Aduk rata.
Masukkan tofu, brokoli dan wortel. Aduk rata sampai setengah layu.
Tuang air. Masak sampai matang, lalu kentalkan dengan larutan maizena. Aduk rata
Sajikan



Biasanya setelah matang, aku suka menambahkan 1 sdm Extra Virgin Oil. 
Kenapa? Selain tidak merubah rasa sama sekali, bahkan aroma Extra Virgin Oil yang khas itu membuat lidah semakin bergoyang untuk menikmati hidangan. Lagipula udah tau sendiri kan yang namanya Extra Virgin Olive Oil yang diambil dari perasan pertama buah zaitun itu, sangat baik sekali untuk tubuh.

Dinikmati dengan nasi hangat, dan terkadang aku tambahkan dengan salad (kol ungu dan wortel plus thousand island) makin menambah selera makan. Hmmm nyaam..nyamm…

Yuukk buat dirumah :)



info lengkap seputar olive oil
Twitter : @OliveOil_ID